Jadi Alternatif Hiburan Tapi Permainan Judi Katanya Haram, Kok Bisa?

Jadi Alternatif Hiburan Tapi Permainan Judi Katanya Haram, Kok Bisa?

Jadi Alternatif Hiburan Tapi Permainan Judi Katanya Haram, Kok Bisa? – Garis batas antara hiburan dengan hal hal yang tidak diperbolehkan atau haram dalam agama tertentu cukup kabur. Hal ini membuat banyak orang memakai hiburan sebagai tameng untuk membuat kegiatan haram seolah olah menjadi wajar dan boleh dinikmati setiap orang. Padahal, ajaran agama sudah memberikan aturan jelas tentang berbagai batasan yang boleh dan tidak boleh dilanggar.

– Judi Adalah Dosa
Hal yang membuat pemain taruhan selalu dikritik adalah kepercayaan bahwa judi adalah sebuah dosa yang seharusnya tidak dilakukan. Kegiatan semacam ini akan membawa dosa besar bahkan jika semua orang telah melakukan hal yang sama. Dalam ajaran Islam, berjudi tidak pernah dibenarkan dan sudah diharamkan sejak ribuan tahun yang lalu. Pemain tidak bisa melihat judi hanya sebagai hiburan.

Dari sudut pandang agama, yang para pemain lakukan adalah mengundi nasib. Artinya, pemain tidak pernah tahu hasil yang akan didapat, apakah akan menang atau kalah. Judi juga dibalut dengan berbagai macam manipulasi, baik dari pihak pemain atau dari pihak penyedia jasa taruhan. Dengan kata lain, kedua belah pihak saling membohongi dan berusaha meraup keuntungan dari pihak lain.

– Alasan Judi Haram
Taruhan atau judi, apapun bentuknya, tidak pernah memberi kejelasan kepada pemain. Bahkan poin ini dibuat menjadi daya tarik dan memicu pemain agar penasaran dan terus bertaruh. Parahnya lagi, taruhan memakai uang asli, yang terkadang diambil dari nafkah keluarga atau uang makan harian. Secara tidak langsung, si pemain sedang mengundi hidupnya sendiri dan berharap agar menang terus.

Banyak pemain yang menyangkal sifat asli taruhan online ini dengan mengatakannya sebagai hiburan. Ini hanyalah akal akalan manusia yang tidak mau mengakui kesalahan yang ada di depan mata. Bahkan, judi bisa juga masuk ke kehidupan manusia melalui transaksi belanja. Berburu voucher atau undian diskon juga merupakan salah satu contoh taruhan lain yang tak disadari banyak orang.

– Penjelasan Judi Dalam Agama Islam
Berdasarkan semua contoh diatas, lalu apa pengertian judi dalam agama Islam? Dalam agama Islam, perjudian tidak diboleh kan dan dianggap haram. Hal pertama yang harus dilihat adalah bonus atau hadiah yang ditawarkan, baik oleh taruhan ataupun toko tempat belanja.

Jadi Alternatif Hiburan Tapi Permainan Judi Katanya Haram, Kok Bisa?

Undian ini hanya bisa didapatkan jika seseorang melakukan pembelanjaan atau bermain dalam jumlah tertentu. Tak perlu diragukan lagi, ini adalah bentuk judi. Dalam salah satu ayat suci Al-Quran pun disebutkan bahwa perbuatan ini merupakan bisikan setan yang sudah sepatutnya dihindari.

Berhati hatilah ketika mendapat tawaran untuk taruhan. Bisa jadi, ajakan itu adalah perbuatan yang melanggar ajaran agama. Orang orang yang beragama diharapkan bisa berpegang teguh pada pendiriannya karena perbedaan antara hiburan dan tipu muslihat sangat tipis. Yang jelas, membeli barang yang tidak dibutuhkan untuk mendapat hadiah lain adalah bentuk judi yang paling nyata.

Berita Agama