Judi Dalam Pandangan Agama Islam

Judi Dalam Pandangan Agama Islam

Judi Dalam Pandangan Agama Islam – Agama islam adalah satu agama mayoritas yang dianut oleh sebagian besar warga dunia. Dengan banyaknya orang yang memeluk agama ini tentu saja aturan-aturan yang dibuat juga banyak yang mengacu pada Al Quran atau Hadis. Dasar hukum dari agama ini jadi pandangan yang penting mengapa aturan tersebut di berlakukan. Salah satu aturan dasar yang ditekan di banyak negara adalah aturan tentang perjudian. Judi bukan lagi hal yang baru terutama di negara barat yang memang telah melegalkan berbagai jenis judi.

Di negara-negara tersebut banyak rumah judi dan situs judi bola dibangun dan juga dibuka untuk banyak kegiatan termasuk hiburan. Tetapi bagi negara yang masih memegang adat ketimuran hal tersebut dianggap tabu. Terutama dengan kentalnya tradisi dan juga agama yang ada membuat banyak pihak harus rela menekan permainan judi mereka. Dalam pandangan agama islam, judi adalah salah satu hal yang diharamkan. Bagi yang berjudi mereka dianggap telah melanggar berbagai norma agama sehingga dianggap haram segala hal yang didapat dari perjudian.

Dalam pandangan agama islam judi sendiri telah dibahas dalam beberapa dalil. Tiap dalilnya sudah dengan jelas membahas tentang haramnya permainan ini. Tak hanya judi tetapi juga khamer atau minuman yang beralkohol juga diharamkan oleh agama islam ini. Judi sendiri punya definisi atau artian khusus yang mana intinya adalah kegiatan transaksi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencari kemenangan. Kemenangan dalam judi hanya akan didapatkan oleh satu orang sehingga yang lain akan kalah. Karena satu menang dan satu kalah ini lah maka judi dianggap haram.

Berbeda dengan hukum dagang. Perdagangan dianggap seimbang karena kedua belah pihak saling menguntungkan. Keuntungan yang didapat dari berdagang termasuk dalam modal sehingga tidak termasuk perbuatan judi. Terkecuali apabila pedagang bermain curang sehingga akan menghasilkan kerugian bagi pembeli. Baru lah sistem dagang ini dianggap haram dan pelaku yang melakukannya akan mendapatkan dosa. Uang hasil perdagangan ini juga akan dianggap haram sehingga saat dipakai untuk kebutuhan semua yang dibeli juga haram.

Baca juga: Pandangan Islam Mengenai Alam Semesta yang Kita Tempati

Selain itu, hukum islam secara jelas menjelaskan bahwa apapun yang masuk ke dalam tubuh dan dibeli dari uang haram akan menjadi hal yang tak akan diterima. Dalam beberapa ayat disebutkan bahwa jika umat islam sengaja menyentuh atau menggunakan barang haram maka segala amal dan juga perbuatan atau ibadah mereka tak akan diterima selama 40 hari penuh. Hal ini bisa berlaku berkali-kali lipat karena jika uang haram hasil perjudian dikonsumsi secara terus menerus akan terus membuat kegiatan amal yang dilakukan serta ibadah tak diterima. Judi juga punya banyak sekali bahaya.

Bahaya melakukan permainan judi tidak hanya dari kerugian yang akan didapat. Hal tersebut memang mengacu pada beberapa hal seperti terlilit hutang sebab tanpa modal bettor juga tak akan mendapatkan keuntungan. Modal dalam judi adalah uang, jika kecanduan dan tak bisa mengatur keuangan maka hampir semua hal di kehidupan akan terganggu. Candu dalam judi membuat siapapun yang main tak akan pernah puas walau mereka menang. Mereka ingin selalu dan selalu melakukan perjudian sehingga menghabiskan uang mereka. Karena itu lah banyak pihak yang mengalami kebangkrutan bahkan harus depresi karena mereka tidak bisa menang dan kehilangan banyak modal. Selain semua yang masuk ke dalam tubuh jadi haram, pemainnya juga akan mendapatkan banyak kerugian.

Berita Agama Situs Judi Online