Keluarkan Stiker Haram Judi Online, MPU Aceh Targetkan Warkop

Keluarkan Stiker Haram Judi Online, MPU Aceh Targetkan Warkop

Keluarkan Stiker Haram Judi Online, MPU Aceh Targetkan Warkop – Kasus judi online belum menemui akhir perjalanannya di Aceh. Kasus ini kian berkembang, hingga banyak pihak ikut turun tangan dalam menangani kasus ini. Salah satu pihak yang turut aktif terlibat yaitu MPU Aceh. Terbaru, MPU Aceh mengeluarkan stiker haram judi online, yang rencananya akan menargetkan warkop sebagai tempat pemasangan stiker tersebut.

MPU Aceh Ambil Tindakan Preventif Untuk Kurangi Penyebaran Judi Online

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh akhirnya mengambil tindakan preventif terkait maraknya tren judi online yang hingga kini masih terus berlangsung di Aceh. Tindakan tersebut berupa perilisan stiker fatwa haram yang bersangkutan dengan judi online ataupun jenis permainan lainnya. Nantinya, stiker tersebut akan dipasang di tempat umum yang menyediakan jaringan internet gratis, seperti kafe dan warung kopi.

Tertera pada stiker Fatwa MPU Aceh Nomer 3 Tahun 2019 yang menyatakan bahwa bermain game PUBG dan judi online adalah tindakan haram. Stiker tersebut telah dikirimkan kepada ormas, agar nantinya didistribusikan ke tempat umum yang biasa digunakan masyarakat untuk berkumpul. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran oknum penjudi untuk segera berhenti.


Butuh Kerja Sama Dengan Berbagai Pihak Untuk Hentikan Judi Online Di Aceh

Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, mengungkapkan bahwa kegiatan preventif dengan pemasangan stiker di tempat publik ini tidak bisa dilakukan oleh MPU Aceh sendiri. Dengan demikian, MPU Aceh bekerja sama dengan berbagai pihak dalam distribusi stiker pada tempat yang dianggap strategis dan rawan terjadinya kegiatan yang berkaitan dengan judi online atau permainan haram lainnya.

Mengingatkan kembali pada masyarakat, Fatwa MPU Aceh yang tertulis di stiker menyebutkan tentang larangan bermain judi online. Dalam konteks ini, judi online adalah segala jenis permainan yang menjadikan uang atau barang berharga lainnya untuk dijadikan taruhan. Media yang sering digunakan untuk melakukan judi online ini atnara lain media internet dan media sosial.

MPU Jalin Kerja Sama Dengan Pihak Masyarakat Untuk Edukasi Bahaya Judi Online

Judi online kian hari kian meresahkan masyarakat Aceh. Kasus baru terus berdatangan, seolah warga tidak pernah belajar dari para oknum yang telah tertangkap. Hal ini pula yang akhirnya mengusik MPU untuk akhirnya berperan aktif dalam pencegahan penyebaran tren ini. Tgk Faisal Ali mengundang sejumlah ormas untuk menjalin silahturahmi dengan berbagai pihak masyarakat.

Tujuan silahturahmi itu salah satunya adalah melakukan edukasi tentang bahaya bermain judi online. Tindakan nyata yang telah dilakukan sejauh ini baru pencetakan stiker sejumlah 100 lembar yang telah didistribusikan kepada sejumlah komunitas besar di Aceh. Nantinya, apabila hal ini memberikan dampak positif, MPU Aceh berencana untuk memperbanyak jumlahnya pada tahun 2021.

Dengan adanya stiker keluaran MPU Aceh, diharapkan para oknum dapat segera sadar akan perbuatannya dan segera berhenti melakukan judi online.

Berita Agama